banner 468x60

Ginanda Siregar: PKI Tidak Boleh Bangkit Di Indonesia

NASIONAL 0

Foto: Ilustrasi (Ist)

“Komunisme telah melawan prinsip ketuhanan. Karena komunisme tidak mengenal adanya Tuhan”

 

JAKARTA (BeritaTimoer.com) – Komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak boleh kembali muncul di Indonesia. Dari segala aspek teologi, ideologi, sosial, politik, dan sejarah yang diajarkan paham ini sangat bertentangan dengan ajaran Indonesia sebagai negara demokrasi dan berideologi pancasila.

Ketua Umum Kelompok Petani Karet Indonesia (KAPKI), Ginanda siregar, mengatakan kepada BeritaTimoer.com dalam telepon seluler di Jakarta (25/07), dari segi teologi, komunisme telah melawan prinsip ketuhanan. Karena komunisme tidak mengenal adanya Tuhan. Sedangkan di Indonesia, dalam sila pertama Pancasila, yakni ketuhanan yang Maha Esa.

“Dari segi ideologi, komunisme tentu sangat berlainan dengan paham Pancasila. Perbedaan itu tertanam jelas dari butir Pancasila,” ungkap Ginanda siregar, yang juga ketua Pimpinan wilayah Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) Banten.

Ginanda menjelaskan, Indonesia tidak menanamkan prinsip itu, tidak ada pertentangan kelas. Kalau terus memperdebatkan kelas tidak akan selesai masalahnya dan akan ada terus ketegangan.

“Kita siap perang. Kalau PKI bangkit, kita pukul. Tidak akan lagi kita seperti tahun 1948 dan 1965. Tangkap mereka yang ngomong dan pakai logo¬†PKI,” tegasnya.

Mahasiswa pascasarjana Universitas Muhammadiyah itu menambahkan, landasan Hukum sudah jelas, dengan dilarangnya PKI di Indonesia dalam TAP MPRS No XXV Tahun 1966 Ketetapan Tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia. Pernyataan sebagai organisasi terlarang seluruh wilayah Negara Republik indonesia dan larangan setiap kegiatan untuk menyebarkan atau mengembangkan faham atau ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme.

 

 

Penulis: Rafal Muhammad

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply