banner 468x60

Peran Santri Di Dunia IT Dan Digital

DAERAH 0

Foto: BeritaTimoer.com

“Kalangan santri pegiat sosial media menemukan metodologi dakwah baru, yakni Dakwah Bil Sosmed”

 

 

BANDUNG (BeritaTimoer.com) – Terjun bebasnya arus informasi di dunia internet pada akhir-akhir ini mendapat perhatian juga dr kalangan santri. Dan para santri yang notabene biasa berdakwah “off line” pun kini ikut menyemarakkan dunia digital.

Untuk memaksimalkan medan dakwah, kalangan santri pegiat sosial media menemukan metodologi dakwah baru, yakni Dakwah Bil Sosmed. Para santri itu terhimpun dalam AIS (Arus Informasi Santri) mengadakan Kopdar (Kopi Darat) 20 Agustus 2017 di Pondok Pesantren Darul Falah Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, yang dihadiri oleh 47 peserta dari perwakilan Ponpes se-Jawa Barat.

Foto: BeritaTimoer.com

Acara di mulai pada pukul 11.00-18.00 WIB. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon sebagai lagu kebanggaan kaum pesantren dan simbol semangat mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Lalu sambutan dari penggagas acara yaitu Tubagus Saeful Rizal dari Kabupaten Bogor. Selanjutnya, acara bincang ringan dan share gagasan dari tiap-tiap Ponpes. Setelah itu, masuk pada acara diskusi bersama dengan tema ” Eksistensi Pesantren di Era Digital”, yang dipandu oleh Jaja Jaliluddin sebagai pembina AIS Jabar, yang menerangkan tentang “Allimunnasa Biqadri Uqulihim”  yang artinya ajarilah manusia sesuai kadar akalnya.

Foto: BeritaTimoer.com

Dalam sambutannya Tb. Saeful rizal mengatakan, “Disini ditekankan bahwa santri sebagai estapeta kepemimpinan dunia Islam mesti tahu dan memahami medan dakwah termasuk dakwah Wal Jihad Bil Internet dengan sasarannya adalah kaum pengguna sosial media,” ujarnya.

Acara berakhir pada saat kumandang adzan maghrib, dan doa bersama untuk kemajuan para santri juga setelah pembentukan kepengurusan AIS Jabar yang Pembinanya adalah Jaja Jaliluddin dari Tasikmalaya.  Diketuai oleh Muhammad Viddy dari Kota Cimahi, dengan Wakil Ketua Tubagus Saiful rizal dari Kabupaten Bogor, Sekretaris Khoeruddin dari Kabupaten Karawang, serta Bendahara Iin yang juga dari Kabupaten Karawang.

Selain membentuk kepengurusan baru, AIS Jabar juga membentuk Tiga Divisi yakni: Divisi design grafis, Divisi pengolah konten, dan Divisi teknik pengelolaan akun.

 

 

Penulis Murtadho

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply