banner 468x60

Din Syamsuddin: Film Polri Menyakiti Hati Umat Islam Di Saat Idul Fitri

NASIONAL 2

 

Foto: Istimewa

“Video Film itu jelas menyakiti hati umat Islam, karena menggambarkan seolah-olah umat Islam intoleran”

 

Jakarta (BeritaTimoer.com) – Beredarnya Film yang disebarkan oleh Div Humas Polri patut disesalkan. Apalagi video yang bertendensi mendeskreditkan Islam dan umat Islam itu beredar saat umat Islam merayakan Idul Fitri, Papar Din Syamsuddin, Ketua Dewan Pertimbangan MUI, dalam keterangan tertulisnya kepada BeritaTimoer.com di Jakarta (29/06).

“Video Film itu jelas menyakiti hati umat Islam, karena menggambarkan seolah-olah umat Islam intoleran,” paparnya

Itulah narasi yang sejak beberapa waktu lalu dikembangkan oleh kelompok tertentu. Narasi itu keliru dan rancu, karena justru umat Islamlah yang sangat toleran dan membela kemajemukan Indonesia, ungkap Din.

“Video itu sendiri adalah bukti nyata dari intoleransi dan anti kebinekaan, dan menyakiti hati pihak lain saat mereka merayakan hari suci,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kepada semua pihak yg terlibat, baik sutradara maupun produser dan sponsornya untuk meminta maaf, tegas Din.

“Patut disesalkan jika Polri ikut terlibat dalam pembuatan atau penyebaran video/film itu. Saya tidak dapat memahami bagaimana lembaga penegakan hukum tapi justru melanggar hukum, lembaga pengayom masyarakat tapi tidak mengayomi, lembaga penciptaan keamanan tapi melakukan hal yang potensial mengganggu keamanan,” tegasnya.

“Saya tidak yakin pembuatan dan penyebaran video itu diketahui apalagi disetujui oleh Pimpinan Polri. Saya kira itu dibuat oleh anak buah yang tidak paham atau gagal paham tentang realitas masyarakat. Saya kira kali ini Mabes Polri teledor dan kecolongan maka harus segera mengusutnya,” pungkas Din.

 

Penulis: M. Akbar Rosbian

author

Author: 

Related Posts

2 Responses

  1. author

    yediJune 29, 2017 at 10:19 amReply

    Oknum polri konyol suana lebaran malahan bikin onar dengan adanya video kau dan aku yg lain polri harus minta maaf secepatnya yang lain tidak boleh buat issu sara tapi malahan polri yang buat sara tolong di tindak jangan sampai umat marah segera hapus video yang ada di youtube

    • author Author

      RedaksiJune 29, 2017 at 10:29 amReply

      Terimaksh Sdr.Yedi telah partisipasi dimedia kami.
      tapi bukan kewenangan kami untuk mewakili Polri meminta maaf.
      juga bukan kapasitas kami menghapus video tersebut dari youtube.
      salam hormat,
      Redaksi http://www.BeritaTimoer.com

Leave a Reply